4 PILAR PENDIDIKAN MENURUT UNESCO dan 5 PILAR PENDIDIKAN di INDONESIA
A. Empat Pilar Menurut UNESCO
Dalam
buku Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah (2001:13) paradigma
pembelajaran tersebut akan menciptakan proses belajar-mengajar yang
efektif, yakni: belajar mengetahui (learning to know), belajar bekerja
(learning to do), belajar hidup bersama (learning to live together), dan
belajar menjadi diri sendiri (learning to be).
a). Konsep
learning to know menyiratkan makna bahwa pendidik harus mampu berperan
sebagai informator, organisator, motivator, diretor, inisiator,
transmitter, fasilitator, mediator, danevaluator bagi siswanya, sehingga
peserta didik perlu dimotivasi agar timbul kebutuhan terhadap
informasi, keterampilan hidup, dan sikap tertentu yang ingin
dikuasainya. Yusak (2003) mengatakan bahwa secara kreatif menguasai
instrumen ilmu dan pemahaman yang terus berkembang, umum atau spesifik,
sebagai sarana dan tujuan , dan memungkinkan terjadinya belajar
sepanjang hayat.
Sabtu, 16 Agustus 2014
Albert Einstein
Albert Einstein lahir di Ulm,
Wurttenberg, Jerman pada tanggal 14 Maret 1879 dan meninggal pada
tanggal 18 April 1955 dalam usia 76 tahun. Bapaknya bernama Hermann
Einstein, seorang penjual ranjang bulu yang kemudian menjalani pekerjaan
elektrokimia dan ibunya bernama Pauline. Mereka meniakh di Stuttgart,
Bad Cannstatt. Mereka adalah keturunan Yahudi.
Keberhasilan Einstein dalam dunia fisika tidak terlepas dari
peran ayahnya. Ayahnya menampilkan berbagai hal yang dapat membantu
perkembangan otak Einstein ketika dirinya masih kecil. Ayahnya mengajak
Einstein untuk mencermati dengan baik kompas kantung. Einstein memahami
bahwa kantung yang bergerak mengikuti arah angin dikarenakan kantong
tersebut merupakan ruang yang kosong. Itu merupakan pelajaran yang
diberikan a yahnya yang sangat berpengaruh dalam pengembangan dan
penemuan fisikanya.
Pada masa kecilnya, Einstein bukanlah siswa yang pintar. Ia
pernah gagal dalam belajar matematika yang ditekuninya sejak usia dua
belas tahun. Tetapi, karena adanya kemauan dan belajar keras , ia dapat
mengatasi keterbatasan yang dialaminya itu.
Ia adalah fisikawan abad ke-20 yang mengemukakan teori
relavisitas dan juga banyak menyumbangkan pemikiran atau teori
pengembangan mekanika kuantum, mekanika statistik, dan kosmologi. Ia
dianugerahi Penghargaan Nobel dalam bidang fisika pada tahun 1921 untuk
penjelasannya tentak efek fotoelektrik dan pengabdiannya bagi Fisika
Teoretis. Salah satu teori Einstein yang terkenal adalah tentang
relativitas.
Ibnu Sina – Ilmuwan Muslim Pakar Kedokteran Dunia
Assalamualaikum
Kawan-kawan blogger....
![]() |
| Ibnu Sina / Aviciena |
Kali ini aku bakal
menulis biografi seorang yang sangat aku kagumi, Ibnu Sina. Beliau adalah salah
seorang ilmuwan Muslim yang sangat terkenal di dunia (Muslim terkenal dengan
gudangnya ilmuwan lho...bahkan sebelum orang Eropa dan Amerika bisa baca
tulis). Orang barat menyebutnya Aviccena. Saking cerdasnya sampai-sampai beliau
dijuluki sebagai bapak kedokteran dunia. Berikut ini biografi Ibnu Sina. (Dibaca
sampai tuntas ya... buagus lho, biar gak kuper. Eits...jangan lupa abis baca
dikomentari).
Nama lengkap Ibnu Sina
adalah Abu Ali Husain bin Abdullah bin Hasan bin Ali bin Sina. Dikalangan
masyarakat barat ia dikenal dengan nama “Avicienna”. Selain sebagai ahli
kedokteran, Ibnu Sina juga dikenal sebagai filosof, psikolog, pujangga,
pendidik dan sarjana Muslim yang hebat.
Langganan:
Postingan (Atom)

